KLIK DISINI UNTUK MELIHAT-LAPORAN PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA KEPOKMAS DAN BARANG STRATEGIS KABUPATEN BLORA PER TANGGAL 5 NOPEMBER 2015
Terjemahan
Indonesian Chinese (Simplified) English
Kurs Mata Uang
Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com ?>
Promosi

Industri

Perdagangan

Koperasi

UMKM

Home

Meriahnya Blora UMKM Expo 2016

BLORA - Pada hari Jumat, 25 November 2016 bertempat di Blok T Kabupaten Blora digelar acara Pembukaan Blora UMKM Expo 2016. Pada acara tersebut dihadiri oleh pelaku UMKM dari Kabupaten Blora dan beberapa Kabupaten dari Jawa Tengah seperti Kudus, Demak, Jepara, dll. Acara dihadiri oleh Bapak beserta Ibu Bupati Kabupaten Blora.

Kegiatan Expo kali ini bertujuan untuk mempromosikan produk-produk UMKM kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Blora bahwa produk dari UMKM tersebut tidak kalah dengan produk-produk hasil dari Industri kelas atas serta memiliki manfaat atau daya saing yang tidak kalah.

Untuk memeriahkan kegiatan tersebut, Kegiatan Blora Expo 2016 yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 25 November 2016 s/d 27 November 2016 ini, juga dimeriahkan dengan acara-acara lain seperti Festival Barong Nusantara 3 yang menghadirkan Festival Tayub Nom-Noman dan juga Festival Barongan se-Kab. Blora, selain itu juga dimeriahkan acara Festival Fashion Show yang diikuti oleh peserta dari tingkat SD, SMP, SMA, dan Umum. Tidak sampai disitu, acara bahkan dimeriahkan dengan Menampilkan Parade Musik Band.

 

Selengkapnya...

 

PELATIHAN PERKOPERASIAN BAGI PENGURUS KOPERASI BARU

Kegiatan Pelatihan Perkoperasian Bagi Pengurus Koperasi Baru didanai/dibiayai dari Anggaran Perubahan Tahun 2016. Pelatihan ini masuk dalam Kegiatan Penyebaran Model-Model Pola Pengembangan Koperasi (DBHCHT).

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 s.d. 9 November 2016, dengan peserta 40 orang pengurus koperasi dari 20 koperasi yang baru berbadan hukum. Koperasi yang mengikuti pelatihan ini adalah koperasi yang dibentuk oleh gabungan kelompok tani penerima dana PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan).

Pada hari pertama (7/11) diberikan materi berupa kebijakan pemerintah dalam perkoperasian, materi yang disampaikan antara lain :

  1. UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
  2. PP No. 9 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam Oleh koperasi.
  3. PP No. 33 Tahun 1998 tentan Modal Penyertaan Pada Koperasi.
  4. Permen Koperasi dan UKM No. 10 Tahun 2015 tentang Kelembagaan Koperasi
  5. Permen Koperasi dan UKM No. 15 Tahun 2015 tentang Usaha Simpan Pinjam Oleh Koperasi.
  6. Permen Koperasi dan UKM No. 19 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi.

Hari kedua (8/11) peserta diberangkatkan untuk kunjungan lapangan menuju Koperasi LKM-A Ngudiluhur Desa Kaliurang Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang. Peserta menginap di Hotel De Borobudur, Jl. Mayor Kusen No.47 Mendut III Mungkid.

Hari ketiga (9/11) peserta berangkat dari hotel menuju lokasi jam 07.30 WIB, sampai di Koperasi LKM-A Ngudi Luhur jam 08.30. Acara dimulai pada jam 09.00 WIB dengan rangkaian acara sebagai berikut :

1. Sambutan

  1. Wakil dari Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang ( Bpk. Haryono)
  2. Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Kabupaten Blora (Bpk. Drs. Eddy Sumaryanto)
  3. Sekretaris Desa Kaliurang Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang.
  4. Pengurus Koperasi LKM-A Ngudi Luhur

2. Paparan

  1. Ahmad Hasan Rifai ( Sekretaris Koperasi LKM-A Ngudi Luhur)
  2. Sugito (Manager)

3. Tanya jawab/ sharing

Dipandu oleh Bapak Agus Suryono (Ketua Gapoktan Ngudi Luhur)

Setelah pelatihan ini diharapkan pengurus koperasi paham tentang kebijakan pemerintah dalam bidang perkoperasian dan mampu mengadopsi manajemen/ pengelolaan di Koperasi LKM-A Ngudi Luhur serta dapat menerapkannya di koperasi masing-masing.

 

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 15 November 2016 10:22)

 

KEGIATAN PEMBINAAN IKM DALAM MEMPERKUAT JARINGAN KLASTER INDUSTRI PELATIHAN PENINGKATAN DESAIN PRODUK MEBEL

KEDUNGTUBAN – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Blora melalui bidang perindustrian melakukan Pelatihan peningkatan desain produk  mebel di Desa panolan Kecamatan Kedungtuban selama 5 hari mulai tanggal 1 November s/d 5 November 2016 dengan peserta sebanyak 20 pengrajin.

Tujuan diadakanaya pelatihan peningkatan desain produk mebel ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat baik pengrajin meubel maupun masyarakat sekitar, melalui pengembangan desain, teknologi dan pengembangan kualitas produk. Hal tersebut dapat tercapai apabila produk sesuai dengan keinginan pasar baik secara kualitas maupun kuantitas.

Sasaran kegiatan ini adalah peningkatan kemauan, ketrampilan atau kecakapan yang memadai bagi pengrajin meubel dan masyarakat di sekitarnya. Dengan kemampuan pengelolaan teknis produksi, maka diharapkan mereka menjadi lebih kreatif dan mempunyai kemampuan dalam mengelola usaha secara baik serta mampu menangkap peluang-peluang baru. Selain itu dengan meningkatnya kemampuan usaha dan berusaha para pengrajin meubel diharapkan akan mendorong pihak penyedia teknologi dan pihak-pihak lain (pemerintah daerah dan pemerintah pusat) untuk meningkatkan partisipasinya dalam memberikan fasilitas informasi dan teknologi.

“ Dengan adanya pelatihan ini diharapkan  para pengrajin mebel di Desa Panolan Kecamatan Kedungtuban akan lebih semangat dalam menghasilakan produk mebel yang mempunyai keindahan ornamen, motif dan bentuk pada desain mebelnya sehingga bisa diminati dipasaran. Diharapkan pula para pengrajin bisa mengekspor produknya tidak hanya dijual lokal / dalam negeri ”  tutur Masamah, S.Sos, M.Si dalam sambutanya yang sekaligus membuka kegiatan tersebut.

 

KEGIATAN PEMBINAAN IKM DALAM MEMPERKUAT JARINGAN KLASTER INDUSTRI PELATIHAN PENINGKATAN DESAIN PRODUK MEBEL

CEPU – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Blora melalui bidang perindustrian melakukan Pelatihan peningkatan desain produk  mebel di Desa Tambakromo Kecamatan Cepu selama 5 hari mulai tanggal 31 Oktober s/d 4 November 2016 dengan peserta sebanyak 20 pengrajin.

Tujuan diadakanaya pelatihan peningkatan desain produk mebel ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat baik pengrajin meubel maupun masyarakat sekitar, melalui pengembangan desain, teknologi dan pengembangan kualitas produk. Hal tersebut dapat tercapai apabila produk sesuai dengan keinginan pasar baik secara kualitas maupun kuantitas.

Sasaran kegiatan ini adalah peningkatan kemauan, ketrampilan atau kecakapan yang memadai bagi pengrajin meubel dan masyarakat di sekitarnya. Dengan kemampuan pengelolaan teknis produksi, maka diharapkan mereka menjadi lebih kreatif dan mempunyai kemampuan dalam mengelola usaha secara baik serta mampu menangkap peluang-peluang baru. Selain itu dengan meningkatnya kemampuan usaha dan berusaha para pengrajin meubel diharapkan akan mendorong pihak penyedia teknologi dan pihak-pihak lain (pemerintah daerah dan pemerintah pusat) untuk meningkatkan partisipasinya dalam memberikan fasilitas informasi dan teknologi.

“ Dengan adanya pelatihan ini diharapkan  para pengrajin mebel di Desa Tambakromo Kecamatan Cepu akan lebih semangat dalam menghasilakan produk mebel yang mempunyai keindahan ornamen, motif dan bentuk pada desain mebelnya sehingga bisa diminati dipasaran. Diharapkan pula para pengrajin bisa mengekspor produknya tidak hanya dijual lokal / dalam negeri ”  tutur Masamah, S.Sos, M.Si dalam sambutanya yang sekaligus membuka kegiatan tersebut.

 

KEGIATAN PEMBINAAN IKM DALAM MEMPERKUAT JARINGAN KLASTER INDUSTRI PELATIHAN PENINGKATAN DESAIN PRODUK MEBEL

JIKEN  – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Blora melalui bidang perindustrian melakukan Pelatihan peningkatan desain produk  mebel di Desa Jiken Kecamatan Jiken selama 5 hari mulai tanggal 25 s/d 29 Oktober 2016 dengan peserta sebanyak 20 pengrajin.

Tujuan diadakanaya pelatihan peningkatan desain produk mebel ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat baik pengrajin meubel maupun masyarakat sekitar, melalui pengembangan desain, teknologi dan pengembangan kualitas produk. Hal tersebut dapat tercapai apabila produk sesuai dengan keinginan pasar baik secara kualitas maupun kuantitas.

Sasaran kegiatan ini adalah peningkatan kemauan, ketrampilan atau kecakapan yang memadai bagi pengrajin meubel dan masyarakat di sekitarnya. Dengan kemampuan pengelolaan teknis produksi, maka diharapkan mereka menjadi lebih kreatif dan mempunyai kemampuan dalam mengelola usaha secara baik serta mampu menangkap peluang-peluang baru. Selain itu dengan meningkatnya kemampuan usaha dan berusaha para pengrajin meubel diharapkan akan mendorong pihak penyedia teknologi dan pihak-pihak lain (pemerintah daerah dan pemerintah pusat) untuk meningkatkan partisipasinya dalam memberikan fasilitas informasi dan teknologi.

“ Dengan adanya pelatihan ini diharapkan  para pengrajin mebel di Desa Jiken Kecamatan Jiken akan lebih semangat dalam menghasilakan produk mebel yang mempunyai keindahan ornamen, motif dan bentuk pada desain mebelnya sehingga bisa diminati dipasaran. Diharapkan pula para pengrajin bisa mengekspor produknya tidak hanya dijual lokal / dalam negeri ”  tutur Tri Iswandani, SE dalam sambutanya yang sekaligus membuka kegiatan tersebut.

 
Sedang Online
Ada 1 tamu online
Foto Pejabat
Statistik Pengunjung
Pengunjung : 6
Web Link : 6
Content Hits : 46233
Link Kabupaten