KLIK DISINI UNTUK MELIHAT-LAPORAN PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA KEPOKMAS DAN BARANG STRATEGIS KABUPATEN BLORA PER TANGGAL 5 NOPEMBER 2015
Terjemahan
Indonesian Chinese (Simplified) English
Kurs Mata Uang
Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com ?>
Promosi

Industri

Perdagangan

Koperasi

UMKM

Home

MAGANG BATIK DI KABUPATEN PAMEKASAN MADURA KEGIATAN PENYEDIAAN SARANA MAUPUN PRASARANA KLASTER INDUSTRI

Pamekasan, Madura - Selama lima hari mulai tanggal 26 s/d 30 September 2016 Pemerintah Kabupaten Blora telah melaksanakan kegiatan Magang Batik di Kabupaten Pamekasan Madura guna  memperdalam ilmu bagi pelaku IKM batik yang ada di Kabupaten Blora.

Bertempat di Kelompok IKM yang ada di kabupaten Pamekasan Madura dan dipandu oleh Bapak Abdul Rahman, instruktur yang berpengalaman di bidang desain, motif, pewarnaan dan pemrosesan batik tulis dan cap, perajin batik Blora banyak memperoleh tambahan pengetahuan dan ilmu.

Tidak hanya bagaimana kain diproses menjadi batik, mereka juga mengetahui bagaimana batik diproses secara efisien dan cepat, untuk menekan biaya produksi sehingga batik yang dihasilkan bisa dijual bukan hanya untuk kalangan atas tetapi juga dipasarkan ke kalangan ekonomi menengah ke bawah tanpa mengurangi mutu dan kualitas produk batik.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kab. Blora yang diwakili oleh Plh Kabid Perindustrian Bapak Drs. Eddy Sumaryanto berpesan kepada para peserta magang agar bersungguh – sunggu dalam melakukan kegiatan magang ini, agar ilmu yang di dapat dimanfaatkan dan bisa di terapkan di Kabupaten Blora.

 

 

PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN OLAHAN BERBAHAN KETELA DAN PISANG

JAPAH - Pemerintah Kabupaten Blora Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM memberi Pelatihan Pembuatan Makanan Olahan Berbahan dasar Ketela dan Pisang. Pelatihan ini  berlangsung  selama 3 hari mulai tanggal 22 s/d 24 September 2016 di Rumah Bapak Lurah Krocok Kecamatan Japah Kabupaten Blora.

Totok Muhartoyo, SE, MM Kepala Seksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) dalam sambutanya mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemapuan dan ketrampilan para peserta pelatihan  yang ada di Desa Krocok  dalam menciptakan variasi makanan yang berbahan Ketela dan Pisang. Hal ini melihat banyaknya Ketela dan Pisang  yang melimpah di Desa Krocok.

Antusias para peserta untuk mengikuti pelatihan ini sangat tinggi, terlihat mulai hari pertama mereka tetap semangat menerima materi dan praktek dari narasumber. Dari pelatihan ini mereka menjadi tahu bagaimana mengolah Ketela dan Pisang menjadi makanan olah seperti Eggrol dan Gapit. Ujar Totok Muhartoyo, SE, MM.

saya sangat tertarik mengikuti pelatihan ini. dalam sela-sela praktek kegiatan pelatihan robiatun mengatakan kegiatan ini sangat positif dapat menambah wawasan saya dalam mengolah Ketela dan Pisang. Ternyata Ketela dan Pisang yang sangat melimpah itu dapat dijadikan Eggrol dan Gapit. Kedepannya saya akan mengembangakan produk olahan dan hasilnya dijual bisa menambah penghasilan kami. Ujar Mariyam salah seorang peserta pelatihan.

Totok Muhartoyo, SE. MM Kepala Seksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM )  mengatakan dalam pelatihan ini kami akan memberikan banyak sekali wawasan bagi para peserta pelatihan  untuk menciptakan variasi makanan berbahan Ketela dan Pisang. Selain itu kami juga akan terus mengawal para peserta pelatihan mulai dari bagaimana mengemas produknya dengan baik agar konsumen menjadi tertarik. Setelah kemasana yang bagus bagaimana cara memasarkannya agar cepat laku dipasaran. Jelas Totok Muhartoyo, SE, MM.

 

MAGANG KROM KEGIATAN PENGEMBANGAN DAN PELAYANAN TEKNOLOGI INDUSTRI BAGI IKM DI BIDANG LOGAM DAN MESIN

TEGAL - Magang Krom kegiatan pengembangan dan pelayanan teknologi industri bagiIndustri Kecil Menengah ( IKM ) di Bidang logam dan mesin yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kab. Blora di Kabupaten Tegal dilaksanakan selama 6 hari dimulai pada tanggal 19 s/d 24 September 2016 yang dibiayai dari APBD tahun 2016.

Bertempat di CV. Setia Kawan milik Bapak H.M syarifuddin Jl. Raya dampyak No 45 Kabupaten Tegal. Acara ini dihadiri Bapak Arifin Kabid Perindustrian Kab. Tegal, Bapak Slamet Sebagi Narasumber, dan peserta pelatihan.

Dalam sambutanya Bapak Arifin memohon maaf karena Bapak Kepala Dinas Perindag tidak bisa datang, Bapak Arifin meminta kepada narasuber agar menularkan ilmu yang dimiliki kepada para peserta pelatihan. Sehingga peserta pelatihan bisa belajar mengenai produksi ( pelapisan logam ) peserta nantinya juga belajar pemanfaatan limbah industri, sehingga peserta bisa  menambah ilmu dan pengetahuan yang nantinya bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Peserta magang dilepas dan diserahkan oleh plh. Kabid Perindustrian Drs. Eddy  Sumaryanto yang mewakili Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kab. Blora. Kepada narasumber  Beliau berharap untuk melatih dan membina para peserta pelatihan dan dibina sebaik mungkin. Demikian juga berpesan kepada peserta agar menimba dan menyerap ilmu yang diajarkan narasumber untuk nantinya bisa diterapkan dalam pengembangan usaha supaya lebih berkembang dan inovatif. Sehingga nantinya para peserta dapat merintis usaha dan bisa mengimplementasikan ilmunya dengan baik.

 

 

MAGANG IKM BATIK KEGIATAN PENYEDIAAN SARANA MAUPUN PRASARANA KLASTER INDUSTRI DI KABUPATEN TUBAN

TUBAN - Magang IKM Batik Kegiatan Penyediaan Sarana Maupun Prasarana Klaster Industri yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kab. Blora di Kabupaten Tuban dilaksanakan selama 5 hari dimulai pada tanggal 13 s/d 17 September 2016 yang dibiayai dari APBD tahun 2016.

Magang yang dilaksanakan di perusahaan milik Ibu Nanik Nandiana Ningsih Dk. Kajoran, Kec. Kerek Kabupaten Tuban Jawa Timur (Kerajinan Tenun Gedog dan Batik Gedog) ini awal gagasannya dari Kegiatan Ratubangnegoro supaya dari masing-masing daerah saling menginformasikan potensi unggulannya, oleh karena itu dari Pemkab Blora tertarik untuk bertukar pikiran dan kerjasama dengan Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kab. Tuban dalam hal pengembangan IKM Batik. Pelatihan tersebut diikuti oleh 10 orang yang berasal dari perwakilan IKM batik pemula dari Blora meliputi Desa Sumber Kec. Kradenan 2 orang, Desa Klopoduwur Kec. Banjarejo 3 orang, Kec. Cepu 1 orang, Kec. Bogorejo 1  orang, Desa Doplang Kec. Jati 1 orang dan Kec. Sambong 2 orang.

Peserta magang dilepas dan diserahkan oleh plh. Kabid Perindustrian Drs. Eddy  Sumaryanto yang mewakili Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kab. Blora kepada pemilik perusahaan/narasumber untuk dilatih dan dibina sebaik mungkin. Demikian juga berpesan kepada peserta agar menimba dan menyerap ilmu yang diajarkan narasumber untuk nantinya bisa diterapkan dalam pengembangan usaha supaya lebih berkembang dan inovatif.

Menurut Nanik Nandiana Ningsih, peserta magang ini diharapkan setelah pelatihan jangan berhenti begitu saja tapi saling sharing dan kerjasama antara batik Tuban dan batik Blora. Batik Gedog disini lebih menggunakan pewarnaan alami ketimbang penggunaan bahan kimia dengan pertimbangan tidak berbahaya pada tubuh apabila dipakai di badan. Kerajinan batik gedog tuban memanfaatkan bahan dari lingkungan sekitarnya dengan memanfaatkan kapas tanaman masyarakat untuk bahan kain tenun. Selain menggunakan kain tenun kerajinan batik gedog Tuban menggunakan bahan tenun ATBM dan kain toko untuk dibatik. Dalam rangka mengembangkan usaha dan memenuhi permintaan dan selera pangsa pasar maka perusahaan batik perlu sekali melakukan inovasi desain motif dengan kreasi baru atau dengan memadukan antara desain motif lama dengan motif baru agar pemasaran produknya tidak stagnan.

 

KNALPOT MAGANG PEMBUATAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DAN PELAYANAN TEKNOLOGI INDUSTRI BAGI IKM DI BI BIDANG LOGAM DAN MESIN DI KABUPATEN PURBALINGGA

Dinas  Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Blora menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembuatan  Knalpot pada tanggal 5 - 10 September 2016. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia bagi Industri Kecil dan Menengah pada pembuatan Knalpot.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga dengan anggaran dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Blora Tahun 2016 ini. diikuti oleh 10 orang peserta yang berasal dari IKM di Wilayah Kabupaten Blora.

Pelatihan dibuka oleh Plh Kepala Bidang Perindustrian, Bapak Drs Eddy Sumaryanto mewakili Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten. pada tanggal 5 September 2016, dihadiri oleh peserta, instruktur, dan perwakilan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Blora.

Dalam sambutannya Bapak Drs. Eddy Sumaryanto  berpesan kepada peserta pelatihan agar bersungguh – sungguh dalam mengikuti pelatihan ini agar para peserta bisa menyerap ilmu dan menerapkan ilmu yang di dapat agar nantinya bisa memajukan dan mengembangkan usahannya, dan  dapat ditularkan kepada pengrajin yang lain.

Pelatihan berlangsung selama 6  hari dengan materi teori dan praktek. Teori dilaksanakan selama 1 hari pengetahuan bahan, pengetahuan alat dan mesin, pengetahuan barang untuk membuat knalpot,  teknologi pembuatan knalpot dan pengetahuan desain. Sedangkan kegiatan praktek dilaksanakan selama 5 hari meliputi praktek pembuatan desain, pembuatan pola, pemotongan bahan, perakitan. Pelatihan yang dilakukan dengan praktek lebih banyak daripada teori ini bertujuan agar peserta bisa mengaplikasikan dengan cepat ilmu yang diperoleh.

 
Sedang Online
Ada 1 tamu online
Foto Pejabat
Statistik Pengunjung
Pengunjung : 5
Web Link : 6
Content Hits : 41065
Link Kabupaten